Referensi Muslim

Tidak Puasa Ramadhan Karena Hamil dalam Kondisi Lemah apakah Qodho atau Fidyah?

referensimuslim.com - Tidak Puasa Ramadhan Karena Hamil dalam Kondisi Lemah apakah Qodho atau Fidyah?

Assalaamu’alaikum Wr. Wb.
Ustadz saya Bu Diana guru SMP, mau minta penjelasannya, Ramadhan tahun lalu saya ga puasa karena hamil dengan kondisi lemah (rawan prematur), dan memang akhirnya lahiran (usia) 7 bulan, saya sudah niat fidyah, sudah saya bayar 10 hari. Ada 20 hari lagi yang belum saya bayar karena waktu itu rencana mau dibayar setelah Idul Fitri, tapi keburu ada musibah, lahir prematur, caesar, operasi, bayi meninggal, saya masih sakit dll ... jadi fidyah tertunda. Nah yang jadi pertanyaan, saya harus fidyah atau qodho untuk yang 20 hari itu? Jazakumullah

Jawaban:
Pensyariatan fidyah disebutkan dalam firman Allah Ta’ala,
وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ
Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin” (QS. Al Baqarah: 184).

Dalam tafsir Ibnu Katsir disebutkan penjelasan Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma dalam ayat ini yaitu,
هُوَ الشَّيْخُ الْكَبِيرُ وَالْمَرْأَةُ الْكَبِيرَةُ لاَ يَسْتَطِيعَانِ أَنْ يَصُومَا، فَلْيُطْعِمَانِ مَكَانَ كُلِّ يَوْمٍ مِسْكِينًا
“(Yang dimaksud dalam ayat tersebut) adalah untuk orang yang sudah sangat tua dan nenek tua, yang tidak mampu menjalankan shaum, maka hendaklah mereka memberi makan setiap hari kepada orang miskin.”

Pendapat Ulama:
Sebagian besar ulama berpandangan bahwa wanita yang hamil boleh tidak berpuasa pada siang hari bulan ramadhan dan menggantinya di hari yang lain.

Apabila ia tidak berpuasa karena kondisi fisiknya yang lemah dan tidak kuat berpuasa, sebagian besar ulama berpandangan bahwa ia berkewajiban mengqadha puasa tersebut di hari lain atau ketika mampu. Ia tidak berkewajiban membayar fidyah.

Adapun wanita yang hamil atau menyusui dan mampu berpuasa, lalu ia tidak berpuasa karena khawatir terhadap kesehatan anaknya saja, ia berkewajiban mengqadha dan membayar fidyah.  Demikian pendapat sebagian besar ulama.

Adapun ulama Hanafiah berpendapat cukup dengan mengqadha saja.

Jadi, kesimpulannya, wanita yang hamil lalu tidak berpuasa pada bulan ramadhan berkewajiban untuk mengqadha.  Demikian pendapat ulama  Syafi’iah, Malikiah dan Hanabilah.

Para ulama Kontemporer, seperti : DR Yusuf Al-Qardhawi, DR Wahabah Zuhaili, Syaikh Utsaimin dan Syaikh Abdul Aziz bin Baz  bahwa wanita yang hamil atau menyusui berkewajiban untuk mengqadha puasa yang ditinggalkan.  Sedangkan fidyah sendiri, pada dasarnya hanya berlaku untuk orang yang tidak ada harapan untuk berpuasa, misalnya : orang tua yang tidak mampu berpuasa atau orang yang sakit menahun.

Oleh karena itu, DR Yusuf Al-Qardhawi berpendapat bagi wanita yang tidak memungkinkan lagi untuk mengqadha karena melahirkan dan menyusui secara berturut-urut sampai beberapa tahun, ia bisa mengganti qadhanya dengan fidyah. Hal ini karena ada illat (alasan hukum) tidak ada kemampuan lagi untuk mengqadha semuanya. selama masih bisa mengqadha dan memungkinkan, maka kewajiban mengqadha itu tetap ada.

Dari penjelasan diatas berikut kami sampaikan Siapa Saja yang Harus Bayar Fidyah?
1. Orang yang sakit dan secara umum ditetapkan sulit untuk sembuh lagi.
2. Orang tua atau lemah yang sudah tidak kuat lagi berpuasa.
3. Wanita yang hamil dan menyusui apabila ketika tidak puasa mengakhawatirkan anak yang dikandung atau disusuinya itu. Mereka itu wajib membayar fidyah saja menurut sebagian ulama, namun menurut Imam Syafi’i selain wajib membayar fidyah juga wajib mengqadha’ puasanya. Sedangkan menurut pendapat lain, tidak membayar fidyah tetapi cukup mengqadha’.

Melalaikan Qadha
Orang yang menunda kewajiban mengqadha’ puasa Ramadhan tanpa uzur syar’i hingga Ramadhan tahun berikutnya telah menjelang. Mereka wajib mengqadha’nya sekaligus membayar fidyah, menurut sebagian ulama, diantaranya Imam Syafi’i.

Berapa Besar Fidyah?
Sebagian ulama seperti Imam As-Syafi’i dan Imam Malik menetapkan bahwa ukuran fidyah yang harus dibayarkan kepada setiap satu orang fakir miskin adalah satu mud gandum sesuai dengan ukuran mud Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam. Yang dimaksud dengan mud adalah telapak tangan yang ditengadahkan ke atas untuk menampung makanan, kira-kira mirip orang berdoa. Jika dikonversi sekitar Rp. 15.000 perhari.

Sebagian lagi seperti Abu Hanifah mengatakan dua mud gandum dengan ukuran mud Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam atau setara dengan setengah sha‘ kurma atau tepung. Atau juga bisa disetarakan dengan memberi makan siang dan makan malam hingga kenyang kepada satu orang miskin. Jika dikonversi sekitar Rp. 30.000 perhari.

Cara Bayar dan Waktu Pembayaran
Dapat dilakukan sekaligus, misalnya membayar fidyah untuk 20 hari disalurkan kepada 20 orang miskin. Atau dapat pula diberikan hanya kepada 1 orang miskin saja sebanyak 20 hari. Al Mawardi mengatakan, “Boleh saja mengeluarkan fidyah pada satu orang miskin sekaligus. Hal ini tidak ada perselisihan di antara para ulama. Adapun waktu membayarnya boleh pada hari itu juga, boleh juga diakhirkan.


Berbagi dengan Admin Follow @referensimuslim
>>
Referensi Muslim

Kumpulan Ceramah Ramadhan | Download ebook Gratis Ust Hatta Syamsuddin

referensimuslim.com - Wangi semerbak Ramadhan sudah tercium bersama membuncahnya hati orang-orang beriman, hati yang kondusif untuk menerima bimbingan Ilahi. Untuk itu mari kita persiapkan berbagi ilmu di bulan Suci tuk membimbing masyarakat.

Sebagai persiapan bekal ilmu itu, kami hadiahkan untuk antum semua E-book Kumpulan Ceramah danKultum Ramadhan yang singkat dan praktis karya ustadz Hatta Syamsuddin.

E-book ini bisa anda download KLIK INI.

Link Alternatif KLIK


*Jika link error, harap menulisnya di kolom komentar.

----
Profil:

HATTA SYAMSUDDIN adalah seorang Ayah dari 5 putra-putri. Alumni Universitas Internasional Khartoum Sudan ini juga seorang Penulis, Trainer Motivasi Keislaman dan Keluarga Romantis, Pengajar Pesantren Mahasiswa Arroyan Solo, Konsultan & Pengawas di Lembaga Zakat & Bisnis Syariah , serta Owner Lezati Cake & Roti.

Pada Ramadhan tahun 2011 disponsori oleh PKPU ia melakukan Dakwah Journey satu bulan penuh di Negeri Formosa Taiwan, dan pada tahun 2013 di negeri Sakura Jepang, tahun 2014 di negeri Kangguru Australia, dan tahun 2015 di Athena,Yunani.

SMS/WA : 081329078646
Email : sirohcenter@gmail.com
Website : http://www.indonesiaoptimis.com


Berbagi dengan Admin Follow @referensimuslim
>>
Referensi Muslim

7 Teknik Bicara Bangun Personal Branding | Download ebook Gratis Jamil Azzaini

referensimuslim.com - Semoga bermanfaat ebook Gratis Jamil Azzaini. Gunakan Ebook 7 TEKNIK BICARA BANGUN PERSONAL BRANDING. Biar makin banyak orang yang jago bicara.

BANGUN REPUTASI MUDAH dan GRATIS, MAU?
Reputasi itu adalah pengakuan orang lain bukan pengakuan pribadi. Dan membangun reputasi itu memerlukan waktu dan bukti. Seperti yang pernah Jim Collins katakan, “Reputasi adalah irisan antara apa yang Anda minati, di bidang apa Anda menjadi yang terbaik dan bidang yang Anda tekuni itu menghasilkan.”

Segera temukan, apa-apa saja yang Anda minati? Lalu fokuslah pada bidang-bidang apa saja yang Anda selalu menjadi yang terbaik atau berpeluang menjadi yang terbaik.

Namun Anda satu hal yang sangat PENTING disini. Apa itu?
Keahlian penunjang, reputasi Anda. Mulai sekarang ambillah kesempatan untuk melatih cara bicara yang mempunyai ENERGI. Bukan dengan suara lantang tentunya, tapi bisa magnet bagi siapapun yang mendengar kata-kata Anda. Gimana caranya? Ada yang MUDAH dan GRATIS, mau?

Gunakan Ebook 7 TEKNIK BICARA BANGUN PERSONAL BRANDING. Biar makin banyak orang yang jago bicara... langsung deh ke tekapehh!

Link Download:

Link Alternatif:


Berbagi dengan Admin Follow @referensimuslim
>>
Referensi Muslim

Paradigma Ilmu Dalam Islam | Download Materi Islamic Trainig Leadership UNPAS 2016

refensimuslim.com - Alhamdulillah di bulan April 2016 ini kami berkesempatan berbagi dengan Peserta Islamic Training Leadership (ILT) yang diselenggarakan oleh DKM Ulul Ilmi Unpas (Universitas Pasundan) di As-Syifa Boarding School Subang. Berikut ringkasan materinya, silahkan di Download dan semoga bermanfaat!

Peserta Islamic Training Leadership (ILT) yang diselenggarakan oleh DKM Ulul Ilmi Ilmi Unpas di Boarding School - See more at: http://lp2si.unpas.ac.id/photo-kegiatan-lp2si-02/#sthash.PKiMJrJt.dpuf
Risalah Islam mendudukkan posisi ilmu pada tempat yang mulia dan menuntun orang untuk memiliki ilmu. Dalam surat al Baqarah ayat 26 terdapat sebuah pengertian bahwa di atas imanlah manhaj (konsep) keilmuan itu diletakkan, iman berfungsi menjaga ilmu dari penyimpangan, mengaitkan ilmu dengan Sang Pemilik Ilmu serta menjadi platform dalam realisasi ilmu pada realitas kehidupan manusia.

Ilmu yang diserukan dalam al Qur’an al Karim adalah ilmu dengan pemahamannya yang menyeluruh, mengatur segala hal yang berkaitan dengan kehidupan manusia dalam segala aspeknya baik kehidupan fisik, pemikiran dan spiritualnnya. Dalam pengertian ini maka yang dimaksid ilmu dalam Islam adalah sebuah kebenaran yang bersumber dari al Qur’an dan sunnah dan dibangun di atasnya, serta tidak hanya yang terkait dengan ayat-ayat qauliyah saja, melainkan pula kauniyyah, yang menjamin kesuksesan hidup di dunia dan di akhirat.

Ragam corak pemikiran para ulama tafsir memberikan sebuah bingkai pemikiran tentang mafhum (paradigma) ilmu dalam al Qur’an. Asas dan sumber rujukan ilmu serta kebenaran, maksud ilmu dalam al Qur’an, tujuan, ruang lingkup hingga proses  keilmuan. Pendapat-pendapat ini juga mengetengahkan cara berfikir yang komprehensif mewujudkan kesatuan asal, undang-undang atau peraturan dan kesatuan akhir dari kehidupan manusia, dalam poros inilah keilmuan Islam itu bergulir.

Al Qur’an juga mendorong manusia untuk menjauhkan model pemikiran yang hanya berputar pada tataran ide semata, melainkan harus diaplikasikan, serta melakukan eksperimen untuk membuahkan penemuan-penemuan baru dalam menjalankan misinya di muka bumi.

Download
Klik File Doc (24KB)
Klik File PowerPoint (2MB)

Baca : Cara Download di referensimuslim.com
Baca juga :  Empat Paradigma Belajar Seorang Muslim - Ust Anis Matta

Catatan: Jika link rusak mohon tulis di kolom komentar


Berbagi dengan Admin Follow @referensimuslim atau @GozaliSudirjo
>>