• Facebook
  • Google+
  • Email
  • RSS

Inspirasi Sobat Muda

Konsultasi Syariah

Full Downloads

Post Release

Referensi Muslim

Keteladanan PONDASI utama Guru

referensimuslim.com - Tugas guru sebagai pendidik bukan kerja yg mudah, seperti ibu Zahwati Yusuff, 46, senantiasa memastikan dia dapat melakukan yang terbaik untuk murid-muridnya..semoga Allah menyayangi beliau. Aamiin..

 Berita seperti Ini yg harus nya banyak di publikasikan para awak media, bukan artis atau berita2 yang negatif saja. Orang-orang seperti beliau ini adlh pahlawan tanpa tanda jasa walaupun gaji nya tdk terlalu besar,tapi guru2 seperti mereka lah yg telah berjuang membuat kita pinter dan juga bisa mengenal Allah.

Semoga ibu senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, keistiqomahan serta senantiasa berada dalam lindungan Allah. Aamiin

Sumber FB : Berani Berhijrah


Bergabung Grup Khusus klik:
https://www.facebook.com/groups/848358288598153/
 

Berbagi dengan Admin Follow @referensimuslim
Read More
Referensi Muslim

Penuturan Seorang Pelatih Atlet

referensimuslim.com - Penuturan Seorang Pelatih Atlet sebagai berikut, semoga bermanfaat!

"Saya ini pelatih Atlet, dalam cabang Lari itu ada lari Sprint (kencang) jarak dekat dan lari Marathon (stamina) jarak jauh."

"Untuk yang pelari Sprint (cepat) itu jarak yang harus di tempuhnya dekat-dekat saja, pada umumnya 100meter dan paling jauh 200 meter. Dalam Lari Sprint ini pelari akan di paksa untuk mengeluarkan segenap kemampuan dan tenaga secara habis-habisan untuk menjadi yang tercepat dan mencapai garis finish 100 atau 200 meteran tadi."

"Sangat berbeda jauh dengan lari marathon (jarak jauh), yang harus benar2 serius tapi santai, pandai mengatur stamina karena jarak yang di tempuh paling dekat adalah 10 kilo meter."

"Begitu juga dengan sekolah, di mata saya yang namanya BELAJAR itu adalah SEBUAH PROSES yang dilakukan mulai sejak kecil sampai kita tutup usia, dan itulah garis FINISH dari seseorang untuk berhenti belajar jika kita sudah tutup usia".

"Jadi menurut saya, Belajar itu adalah proses yang dilakukan sepanjang hidup, dimulai sejak lahir dan baru berakhir saat kita tutup usia, jika di analogikan proses ini persis seperti LARI MARATHON."

"Tapi saya bingung mengapa sistem sekolah kita dan kebanyakan para orang tua itu membuat BELAJAR SEPERTI orang yang BERLARI SPRINT saling berlomba dengan anak satu kelas atau sekolah lain."

"Anak-anak sejak usia dini sudah dipaksa dijejali berbagai mata pelajaran, di paksa berlari KENCANG (sprint) untuk mengejar nilai KKM, Pelajaran dan sebagainya, ikut kursus, bimbel dari guru dan dari luar dari pagi hingga malam, seperti orang ketakutan ketinggalan lari di garis finish".

"Hingga akhirnya hampir sebagian besar anak bersekolah bukannya malah menjadi pintar dan sehat malah menjadi stress dan gampang marah atau bahkan bermasalah."

"Coba bayangkan apa yang terjadi jika Para Pelari Marathon itu di paksa lari kencang se-kencang-kencangnya seperti para pelari Sprint apa yang akan terjadi"
"Wah bisa-bisa mereka mulai tumbang dan tewas satu persatu di jarak antara 300 sampai 500 meter."

"Begitu juga dengan anak-anak kita". Jika mereka di paksa untuk lari sprint bisa-bisa mereka mulai tumbang satu demi satu, ada sebagian dari mereka mulai malas atau tidak suka bersekolah, ada yang bahkan mogok sekolah di usia sekitar SD atau SMP dan sebagainya".

"Ah kasihan sekali ya anak-anak kita"

*****
Berbicara soal Aqidah / Iman maka Sobat Muda membahas sesuatu yang tidak bisa Anda lihat tapi terasa ada, bahkan itu menjadi barometer Anda dalam menyikapi kehidupan. Aqidah adalah PONDASI, kuat lemahnya akan menjadi penentu bangunan apa di atasnya. Semakin kuat pondasi tentu semakin baik bangunan tersebut.

Karenanya, 13 tahun Rasulullah menempa keimanan para sahabat. Yang kemudian Anda tahu, Aqidah yang kokoh menjadikan para sahabat orang-orang yang senantiasa taat dan KOKOH dalam segala situasi.

Lamanya Nabi dalam penanaman Aqidah kepada para sahabat yang akhirnya menjadi standar waktu bagi anak-anak sekarang. Yakni usia 0-13 tahun adalah masa penanaman Aqidah yang optimal.

Demikianlah, penguatan PONDASI Aqidah ibarat filosofi Marathon diatas jika dikaitkan dengan konsep Al Ashr (FOKUS, YAKIN, UNGGUL, & PETA) sangat sangat diperlukan, karena jika tidak anak anak zaman sekarang sangat rentan dg hal hal yg menyimpang.


Gozali Sudirjo
Founder & CEO Referensi Muslim
http://referensimuslim.com

Bergabung Grup Khusus klik:
https://www.facebook.com/groups/848358288598153/

Berbagi dengan Admin Follow @referensimuslim
Read More
Referensi Muslim

FOKUS dengan Profesi GURU!

referensimuslim.com - Hari ini saya ingin share hasil membaca kitab Ihya Ulumuddin karya Imam al Ghazali (versi bahasa Arab ada 4 jilid). Di jilid ke 2 hal. 61-63 disebutkan,

Konsep pekerjaan (مهنة) dalam pandangan Imam Ghazali adalah sebagai benteng keluarga agar tidak memberatkan orang lain.

Cara halal bagi seorang hamba dalam mencari rezeki adalah dari hasil pekerjaannya atau dari perniagaan yang sah, atau hasil kreasi yang berasal dari karyanya sendiri. Rasulullah SAW mengajurkan kita untuk mencari rezeki melalui perniagaan karena 9/10 rizki berasal dari perniagaan.

Rasulullah memperingatkan: Darangsiapa yang membuka satu pintu (menjadi) peminta minta, maka Allah akan bukakan untuknya 70 pintu kemiskinan dan kefakiran. (HR. Tirmidzi)

*****
Dan yang menjadi fokus saya (2/63) keterangan berikutnya yang barangkali masih jarang menjadi tema tema pembicaraan. Kalau pintu rezeki ada 10, 9 pintu dari berdagang, sangat sering Anda dengar. Baca, pahami, hayati, dan kaitkan dengan Profesi Anda saat ini!

*****

Bahwa termasuk orang yang LEBIH BAIK tidak berniaga (tarkul kasb afdlalu) adalah orang orang  Alim, yang sibuk dalam pendidikan ilmu dzohir yang bermanfaat bagi manusia dan agama mereka seperti Mufti (ahli Fiqih), Mufassir (ahli Tafsir), Muhaddits (ahli Hadits) dan lainnya (seperti Guru/Dosen) atau seperti Gubernur, Hakim atau pejabat lain yang mereka semuanya sudah ditanggung dari harta (gaji) yang memang disediakan untuk kemaslahatan kaum muslimin.

Konsentrasi dan ke-FOKUSan mereka terhadap tugas yang diberikan (oleh lembaga pemerintah/swasta) adalah lebih baik daripada mereka sibuk mencari pekerjaan (sampingan) yang lainnya.

Demikianlah, kenapa saat diangkat menjadi Nabi dan Rasul, wahyu yang turun kepada beliau,
"Maka bertasbihlah kepada Tuhanmu dan jadilah hamba yang selalu bersujud"
tidak ada wahyu dengan teks "maka jadilah pedagang"

Dan dalam Siroh pun, disebutkan Abu Bakar setelah menjadi khalifah, ia FOKUS dengan tugasnya dan tidak berdagang lagi.

****
Jika Anda kaitkan dengan konsep al Ashr, maka FOKUS, YAKIN, UNGGUL, & PETA dengan Profesi GURU yang telah menjadi PILIHAN Anda tentunya lebih BAIK!

Terus latih dan asah setiap hari profesi Anda dengan konsep Al Ashr ini, rasakan bedanya!!

Pemenang FOKUS dengan potensi diri untuk menang. Sedang Pecundang, selalu FOKUS dengan kesuksesan dan kemenangan orang lain!


Gozali Sudirjo
Founder & CEO Referensi Muslim
http://referensimuslim.com

Bergabung Grup Khusus klik:
https://www.facebook.com/groups/848358288598153/  

Berbagi dengan Admin Follow @referensimuslim
Read More
Referensi Muslim

3 PONDASI Plus 1 Saat Anda Menyampaikan Kebaikan!

referensimuslim.com - Kebaikan jika disampaikan dg cara yg tidak baik, ya jadi tdk baik. Demikianlah, kenapa ada 3 PONDASI Plus 1 yg disebutkan Al Quran dalam menyeru kebaikan ;

1. Konten atau isi yg disampaikan bersumber dari sumber segala kebaikan yaitu Al Quran dan As Sunnah.
2. Menyentuh perasaan, realita, menggugah, membuat semangat dan semakin antusias terhadap kebaikan tsb.
3. Disampaikan dg cara terbaik, efektif dan efisien.


Plus 1, karena kebaikan itu mutlak milik Sang Pemilik Kebaikan, yaitu Allah Ta'ala, maka setelah 3 Syarat tsb diatas Anda lakukan, pasrahkan semua kepadaNya.

Kita hanya berharap, ini jalan hidayah. Penentu jalan hidayah hanyalah Allah semata.

(Inspirasi dari tafsir Ibnu Katsir, An Nahl ayat 125)
ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

****
Jika Anda kaitkan dg konsep Al Ashr, maka disaat menyampaikan kebaikan Anda hanya, FOKUS, YAKIN, UNGGUL & PETA dengan 3 Syarat tersebut!


Gozali Sudirjo
Founder & CEO Referensi Muslim
http://referensimuslim.com

Bergabung Grup Khusus klik:
https://www.facebook.com/groups/848358288598153/ 

Berbagi dengan Admin Follow @referensimuslim
Read More
Referensi Muslim

Iman dan Taqwa PONDASI Kemerdekaan dan Kesejahteraan Bangsa!

referensimuslim.com - Dalam teks UUD 1945 tertulis "Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya."

Perhatikan rangkaian ayat ayat berikut, dengan jelas disebutkan bahwa PONDASI Iman dan Taqwa menjadi KUNCI UTAMA sebuah bangsa hancur atau makmur!

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰٓ ءَامَنُوا۟ وَاتَّقَوْا۟ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكٰتٍ مِّنَ السَّمَآءِ وَالْأَرْضِ وَلٰكِن كَذَّبُوا۟ فَأَخَذْنٰهُم بِمَا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (QS. al A'raf: 96)

أَفَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَىٰٓ أَن يَأْتِيَهُم بَأْسُنَا بَيٰتًا وَهُمْ نَآئِمُونَ
Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur? (QS. al A'raf: 97)

أَوَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَىٰٓ أَن يَأْتِيَهُم بَأْسُنَا ضُحًى وَهُمْ يَلْعَبُونَ
Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain? (QS. al A'raf: 98)

أَفَأَمِنُوا۟ مَكْرَ اللّٰـهِ ۚ فَلَا يَأْمَنُ مَكْرَ اللّٰـهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْخٰسِرُونَ
Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tiada yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi. (QS. al A'raf: 99)

أَوَلَمْ يَهْدِ لِلَّذِينَ يَرِثُونَ الْأَرْضَ مِنۢ بَعْدِ أَهْلِهَآ أَن لَّوْ نَشَآءُ أَصَبْنٰهُم بِذُنُوبِهِمْ ۚ وَنَطْبَعُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ فَهُمْ لَا يَسْمَعُونَ
Dan apakah belum jelas bagi orang-orang yang mempusakai suatu negeri sesudah (lenyap) penduduknya, bahwa kalau Kami menghendaki tentu Kami azab mereka karena dosa-dosanya; dan Kami kunci mati hati mereka sehingga mereka tidak dapat mendengar (pelajaran lagi)? (QS. al A'raf: 100)

تِلْكَ الْقُرَىٰ نَقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ أَنۢبَآئِهَا ۚ وَلَقَدْ جَآءَتْهُمْ رُسُلُهُم بِالْبَيِّنٰتِ فَمَا كَانُوا۟ لِيُؤْمِنُوا۟ بِمَا كَذَّبُوا۟ مِن قَبْلُ ۚ كَذٰلِكَ يَطْبَعُ اللّٰـهُ عَلَىٰ قُلُوبِ الْكٰفِرِين
Negeri-negeri (yang telah Kami binasakan) itu, Kami ceritakan sebagian dari berita-beritanya kepadamu. Dan sungguh telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, maka mereka (juga) tidak beriman kepada apa yang dahulunya mereka telah mendustakannya. Demikianlah Allah mengunci mata hati orang-orang kafir. (QS. al A'raf: 101)

****


Gozali Sudirjo
Founder & CEO Referensi Muslim
http://referensimuslim.com

Bergabung Grup Khusus klik:
https://www.facebook.com/groups/848358288598153/

Berbagi dengan Admin Follow @referensimuslim
Read More
Referensi Muslim

Sudahkah Anda Menjadi Guru yang Merdeka???


referensimuslim.com - Menurut saya, Guru yang Merdeka itu ... sesuai konsep al Ashr ialah Guru yang Fokus, Yakin, Unggul dan punya Peta ...

FOKUS dengan profesinya sebagai Guru, tidak sambilan, pas ngajar energi sisa, mengajar seadanya, tanpa terencana, masuk telat dan pulang cepat! FOKUS sepenuh hati, jiwa dan raganya ada di kelas!

YAKIN bahwa profesi Guru adalah pilihannya, bukan Terpaksa atau DARIPADA... ia YAKIN guru adalah profesi nan mulia, investasinya dunia akhirat!

Guru yang fokus dengan profesinya ia akan terus berinovasi mencari cara terbaik dan UNGGUL dalam menyampaikan pelajaran dan menanamkan nilai nilai kebaikan.

PETA ialah ibarat RPP seorang Guru ketika akan mengajar, tahapan tahapan yang akan dilakukan sudah tertulis, langkah demi lagkah dan strategi yg akan ditempuh sudah siap. Ia akan punya PETA untuk terus mengembangkan diri, pribadi pembelajar, terus antusias dalam menggali ilmu ilmu baru yang mendukung profesinya.

MERDEKA! MERDEKA! MERDEKA!

Semoga Anda Termasuk Guru yang Telah Merdeka!


Gozali Sudirjo
Founder & CEO Referensi Muslim
http://referensimuslim.com

Bergabung Grup Khusus klik:
https://www.facebook.com/groups/848358288598153/

Berbagi dengan Admin Follow @referensimuslim
Read More