Membaca al Quran dalam keadaan Haid (5) : Fatwa Syekh Abdul Azis bin Baz

referensimuslim.com - Para ulama rahimahullah berbeda pendapat apakah muslimah yang haid, nifas dan yang junub boleh membaca al Quran atau tidak. Sebagaian ulama berpendapat tidak boleh (haram) bagi muslimah yang haid membaca al Quran.

Mereka berargumentasi dengan dalil bahwa Rasulullah Saw saat dalam keadaan junub tidak membaca al Quran, karena junub adalah hadats besar dan sama halnya dengan haid. Adapun nifas mereka berargumentasi dengan dalil bahwa muslimah yang haid dan nifas tidak boleh membaca al Quran sampai suci. Mereka juga menggunakan dalil lain riwayat Imam at Tirmidzi dari Ibnu Umar radhiyallahu'anhuma: janganlah yang haid dan yang junub membaca sesuatu (ayat-ayat) dari al Quran.

Sebagaian ulama lain berpendapat boleh membaca al Quran bagi muslimah yang haid dan nifas yang ia hafal (dzohr Qolb). Kemudian tidak bisa disamakan (qiyas) antara yang haid dan nifas dengan yang junub, karena waktunya sangat jauh berbeda. Haid dan nifas waktunya cukup lama, sedangkan junub waktunya cukup singkat. Artinya yang junub tidak boleh membaca al QUran sebelum ia mandi janabat terlebih dahulu.

Mereka yang mengatakan muslimah yang haid, nifas dan yang junub tidak boleh membaca al Quran dengan menggunakan dalil sebagaimana disebut diatas adalah kurang tepat. Karena menurut para ahli hadits, hadits tersebut lemah (hadits dhaif) karena dari periwayat hadits tersebut ada nama Ismail bin 'Ayasy dari dua orang Hijaz, sedang riwayat mereka menurut ulama hadits adalah lemah.

Oleh karenanya bagi muslimah yang haid dan nifas boleh membaca al Quran yang ia hafal, karena waktu haid dan nifas cukup lama. Begitu juga boleh buat siswi atau mahasiswi tahfiz membaca al Quran, para pengajar al Quran dan saat sedang ujian al Quran atau tidak sedang ujian, yaitu yang ia hafal tidak membaca dari mushaf al Quran.

Dan kalaupun membaca al Quran dengan mushaf al Quran juga di perbolehkan dengan syarat tidak langsung menyentuh mushaf tersebut, seperti menggunakan sarung tangan atau sejenisnya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Membaca al Quran dalam keadaan Haid (5) : Fatwa Syekh Abdul Azis bin Baz"

Post a Comment

Anda bisa berkomentar disini. Komentar berisi pertanyaan atau saran mengenai konten yang disajikan di website ini. Terima kasih