Home » , » Mengenal Gadai Emas di Bank Syariah

Mengenal Gadai Emas di Bank Syariah

Written By ReferensiMuslim.Com on Monday, November 28, 2011 | 12:22 AM

referensimuslim.com - Gadai emas kini makin marak. Layanan ini sekarang tidak lagi hanya monopoli Perum Pegadaian, namun telah menjadi semacam fitur wajib bagi bank-bank syariah.

Sebelum mencoba untuk bergadai emas, ada beberapa istilah yang harus dipahami nasabah terlebih dahulu. Apakah itu?

Mengutip outletdinar.com, nilai atau harga taksiran, salah satu istilah yang sering terdengar dalam bisnis ini. Harga Taksiran adalah nilai/harga taksiran bank syariah terhadap emas batangan yang akan digadai. Meskipun ada harga emas dari Antam yang bisa dijadikan acuan, namun bank syariah punya harga tersendiri untuk menghargai emas batangan penggadai. Biasanya lebih rendah dibandingkan harga emas dari Antam, semisal harga emas Antam untuk batangan 25 gr adalah 11.000.000, nilai taksiran bank syariah bisa cuma 10.500.000.

Berikutnya nilai gadai maksimal adalah nilai gadai (pinjaman) maksimal yang bisa diberikan oleh bank syariah kepada si penggadai. Biasanya berkisar antara 80-93% dari nilai taksiran, tergantung kebijakan masing-masing bank. Dalam contoh di atas, semisal nilai taksiran adalah 10.500.000 dan nilai gadai maksimal yang bisa kita peroleh adalah 90%, maka maksimal dana yang bisa kita terima adalah 90% x 10.500.000 = 9.450.000

Selanjutnya biaya titip adalah biaya yang mesti dibayarkan kepada bank syariah selama si penggadai menggadaikan emas batangannya. Biasanya dihitung per gram per hari dengan kalkulasi batas harian minimal tertentu, semisal: 3500/gr per 10 hari, jadi meskipun si penggadai cuma menggadai selama waktu 21 hari, dia akan dikenakan biaya titip 3500/gr x 3. Besaran biaya titip ini juga berbeda tiap bank, kisarannya jika diprosentasikan sekitar 1-1,5%/gr/bulan. Bank syariah mendapat keuntungan dari gadai emas melalui biaya titip ini.

Sedang biaya administrasi adalah biaya yang dikenakan oleh bank syariah untuk tiap sertifikat gadai yang dikeluarkan. Tiap kali dilakukan gadai, maka akan diterbitkan sertifikat gadai (semacam tanda terima) bagi si penggadai untuk menebus emas yang digadaikan. Bank mengenakan biaya terhadap tiap sertifikat/bukti gadai ini. Besarannya bervariatif.

Sementara lama gadai/titip adalag rentang waktu si penggadai menggadai emas batangannya. Biasanya maksimal lama gadai adalah 120 hari, setelah 120 hari bisa diperpanjang kembali atau ditebus.

Dengan berbagai pemahaman mengenai istilah dalam gadai emas di atas, mudah-mudahan kita jadi paham untuk memilih bank syariah mana yang bisa kita jadikan mitra dalam gadai emas; apakah yang nilai taksirannya tinggi, nilai maksimal gadainya tinggi atau biaya titipnya yang rendah.

Link: ramadhan.inilah.com
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Home | Site Map | Iklan
Copyright © 2010-2014. ReferensiMuslim.Com - All Rights Reserved
By. CreatingWebsite | @GozaliSudirjo