Nasihat Ulama Jelang Pilkada, Pileg dan Pilpres 2018-2019


referensimuslim.com - Mendadak religius, mendadak mendekati para ulama dan pimpinan pondok pesantren. Katanya tdk butuh suara umat Islam?!. Tapi faktanya januari 2018 sudah dimulai...
Mari bijak menjelang tahun pilkada 2018 dan pileg/pilpres 2019, berikut diantara nasihat KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym dalam memilih Pemimpin:

1. Lihat calon yang jelas keberpihakannya kepada Islam, jangan pilih calon yangnggak jelas berpihak pada Islam.

2. Lihat bagaimana kelakuan partai pendukungnya sebab betapa pun pengaruh teman dekat dan partai pendukung amat penting dalam menentukan keberpihakan pada agama.

3. Jangan pilih calon yang tidak setia. Hejo tihang istilah sundanya mah. Lupa sama partai pendukung semula. Loncat sana-sini.

4. Jangan pilih calon yang sangat ambisius ingin jadi gubernur. Pasti suka menghalalkan segala cara agar jadi gubernur (bupati/walikota atau presiden, red).

Lamun teu nurut ka nasehat ulama, Dek kamana urang muntangkeun diri nu mantak ngajalur Kana kahadean.

Pemilihan Pemimpin bukan hanya sebetas seberapa bagus Rencana Program Kerja.
Tapi lebih dari pada itu, Memilih Pemimpin itu haruslah melihat Seberapa Jauh Keberpihakan BALON Pemimpin untuk berkhidmat untuk Islam dan Rakyat (baca: Ummat),

Kenapa akhirnya penting??? Karena dengan kita memilih pemimpin, maka kita telah menitipkan amanah kita untuk 5 tahun masa jabatan dalam memperbaiki, merumuskan kebijakan dan realitas kebijakan untuk membangun Indonesia lebih baik.

#pilkada2018
#pileg2019
#pilpres2019

Berbagi dengan Admin Follow @referensimuslim

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Nasihat Ulama Jelang Pilkada, Pileg dan Pilpres 2018-2019"

Post a Comment

Anda bisa berkomentar disini. Komentar berisi pertanyaan atau saran mengenai konten yang disajikan di website ini. Terima kasih