Zakat Realitas Kesejahteraan Umat, menimba pengalaman dari negeri Sudan

referensimuslim.com - Penerapan Zakat di Sudan yang telah melewati beberapa generasi terlihat dengan jelas peran dan kiprahnya terhadap bangunan sosial yang diserukan Islam. Padahal hingga saat ini Sudan masih mengalami embargo ekonomi oleh Amerika. Namun, dengan zakat yang dikelola dengan rapih dan professional, Sudan mampu berdiri dengan tegak dan tegar menghadapi saat-saat sulit seperti itu.

Keberadaan Dewan Zakat yang independen menjadi penentu utama keberhasilan Sudan dalam menerapkan zakat. Unsur yang lengkap di Dewan Zakat, baik struktur, manajemen dan perangkat lainnya patut dijadikan sandaran dan pelajaran. Sebagai contoh, untuk menetapkan sebuah keputusan Dewan Zakat mempunyai perangkat khusus diantarannya ; mursyid akuntansi (muhaasib), mursyid distribusi (sharaaf), pedoman zakat, pedoman fiqih, kitab fatawa, mursyid ‘amilun, pedoman tim survey dan pemeriksa zakat, pedoman zakat industri dan perseroan serta tim khusus buat zakat mustaghilat. Karena tanpa itu semua kedala-kendala di lapangan kerap terjadi bahkan hal-hal baru yang belum pernah ditemui sebelumnya cukup sulit untuk mengelola zakat sesuai dengan yang diharapkan.

Dirjen Dewan Zakat, Prof. Abdul Qodir Ahmeed dalam bukunya “Masiirah Diiwaan al Zakat”, mengungkapkan : “Zakat berperan bukan di negeri Sudan saja, namun perannya untuk segenap manusia sejagat, karena zakat realita kesejahteraan umat”.

KLIK DOWNLOAD file PDF (9 Halaman) Zakat Realitas Kesejahteraan Umat, menimba pengalaman dari negeri Sudan

*) Artikel ini juga pernah diterbitkan di rumahzakat.org bagian1 [klik] bagian2 [klik]


Berbagi dengan Admin Follow IG @gozalisudirjo

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Zakat Realitas Kesejahteraan Umat, menimba pengalaman dari negeri Sudan"

Post a Comment

Anda bisa berkomentar disini. Komentar berisi pertanyaan atau saran mengenai konten yang disajikan di website ini. Terima kasih